Senin, 14 November 2016

Cara Melakukan Uji Hipotesis Dengan Menggunakan Program Excel dan SPSS




Berikut ini diberikan data hasil beberapa perlakuan (P1, P2, P3, dan P4) terhadap kandungan pH pada buah. Percobaan dilakukan dengan tiga kali ulangan.

Tabel 01.

Selanjutnya dicarilah analisis sidik ragam/ANOVA dengan menggunakan program Excel  dan SPSS dengan tingkat kepercayaan 95%.




  • MEMASUKKAN DATA KEDALAM EXCEL


Berdasarkan rumus RAK, maka diperoleh hasil perhitungan dengan Excel sebagai berikut :
Buka program Excel, kemudian masukkan data ke lembaran excel. Kemudian di jumlahkan masing-masing sampel seperti pada tabel dibawah ini :

Tabel 02.

Dimasukan nilai perlakuan (a) serta ulangan (n) untuk menentukan nilai Faktor Koreksi (FK) dan Jumlah Kuadrat (JK). Seperti gambar bawah ini :




Dibuatlah tabel SK atau Simbol Keseragaman untuk menghitung DB, JK, KT dan F Hitung :

Tabel 03.

Nilai Koefisien Keseragaman (KK) :




Kesimpulan : 

Dari tabel Sidik Ragam pada perlakuan diperoleh nilai F Hitung lebih kecil dari F Tabel (P<α), maka dapat dinyatakan bahwa perlakuan tidak berpengaruh terhadap perubahan kandungan pH pada buah.


  • MEMASUKKAN DATA KEDALAM SPSS


Langkah selanjutnya adalah memasukkan data pada tabel 02 ke SPSS. Setelah itu dimasukkan keterangan pada variable view seperti gambar bawah ini:




Kemudian dimasukkan data Value Labels Kelompok dan Perlakuan, seperti pada gambar dibawah:





Dimasukkan data ke Data View seperti yang terlihat pada gambar di bawah:





Selanjutnya di klik Analyze pada toolbar > General Linear Model > Univariate





Maka akan muncul gambar sebagai berikut:




Dimasukkan masing-masing variabel ke Dependent Variable dan Fixed Factor (s) seperti terlihat pada gambar dibawah ini:




Dipilih Model pada kotak Specify Model, kemudian di klik Custom. Pada bagian Build Term(s) di pilih Main Effects seperti gambar di bawah ini:




Langkah selanjutnya dengan memasukkan masing-masing faktor yang terdapat pada kolom Factor (s) and Covariate ke kolom Model, kemudian di klik Continue dan OK.




Pada tahap akhir maka akan diperoleh nilai pada Between-Subjects-Factors dan Tests of Between Subject Efects yang terlihat pada gambar di bawah ini:




Sekian postingan kali ini, semoga berguna...

Selasa, 25 Oktober 2016

Rancangan Acak Lengkap TP'13

           Selamat datang bi blog saya, kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara menghitung rancangan acak lengkap (RAL) sederhana dengan menggunakan Microsoft Excel. terlebih  dahulu saya akan membahas pengertian dari Rancangan Acak Lengkap itu sendiri. 

       Rancangan Acak Lengkap atau RAL merupakan rancangan paling sederhana dari beberapa macam perancangan yang baku.  Rancangan ini dipergunakan jika ingin mempelajari pengaruh beberapa perlakuan (t) dengan sejumlah ulangan (r) untuk menjadi satuan-satuan percobaan (rt).



    Berikut merupakan contoh untuk menyelesaikan data mengunakan metode RAL pada data pengaruh kemasan terhadap kandungan total padatan terlarut jeruk manis dengan menggunakan aplikasi excel :

Langkah 1 : Masukan data beserta hitung jumlah, rataan, kuadrat jumlah kuadrat dan jumlah kuadrat tampak seperti gambar berikut:




Langkah 2 : Masukan nilai taraf serta ulangan untuk menentukan nilai FK, JK Total, JK pengemasan dan JK Galat. seperti gambar berikut:





Kemudian dengan r (ulangan) yaitu 4 dan t (taraf) yaitu 5, maka:

Faktor Koreksinya dapat dirumuskan dengan formula =(F15^2)/(B16*B17) atau jumlah dikuadratkan 2 kemudian dibagi dengan r*t.

JK Totalnya dapat dirumuskan dengan formula =H15-B19 atau kuadrat jumlah kuadrat kurang faktor koreksi.

JK Pengemasan nya dapat dirumuskan dengan formula =I15/B16-B19 atau jumlah kuadrat dibagi r kemudian dikurang  dengan faktor koreksi.

JK Galat nya dapat dirumuskan dengan formula =B20-B21 atau JK total dikurang dengan Jk Galat

Langkah 3 : Buat tabel SK atau Sibol Keseragaman untuk menghitung DB, JK, KT dan F Hitung.



Untuk menghitung DB, JK, KT dan F Hitung maka formula atau persamaannya sebagai berikut :

Derajat Bebas (DB) :
           Untuk pengemasan nilai DB nya adalah 4. Hal itu dikarenakan jumlah pengemasan yang kita gunakan ada 5 macam dengan 1 perlakuan tanpa pengemasan. 

           Untuk galat nilai DB nya yaitu 15. Nilai tersebut didapatkan dari =B17*B16-B25-1 atau t*r dikurang dengan DB Pengemasan dan dikurang dengan 1.

Jumlah Kuadrat (JK) :
              Untuk pengemasan dan galat nilai JK nya didapatkan dari nilai yang sudah dicari.

Kuadrat Total (KT) :
             Nilai KT di dapatkan dari perbandingan  JK dengan DB.

Sehingga :
F hitung : KT Pengemasan di bagi dengan KT Galat
F Tabel 1 % dan 5 % : dapat kita lihat tabel F dapat juga menggunaka formula di excel : =FINV(J20;B22;B23) atau =FINV (1% atau 5%;DB galat;DB pengemasan).

Langkah 4 : Menarik Kesimpulan

Sebelum menarik kesimpulan kita harus membuat hipotesis untuk memudahkan kita dalam menyimpulakan hasil tersebut. tampak seperti gambar berikut :






Sekian, Terima kasih.
Semoga Berguna...